Sudut pandang Saya tentang PDKT!!

Post kali ini merupakan pandangan , saduran , kilasan pikiran saya tentang apa yang saya tahu , lihat dan mengerti akan PDKT. Mungkin tulisan ini menarik dan membuat siapapun yang membaca merasa setuju, sadar bahwa apa yang diketahui selama ini kurang tepat dan akhirnya merasa terbuka pikirannya akan PDKT, tapi percayalah ini BUKAN pandangan seorang ahli ilmu interpersonal antar individu atau seorang ahli ilmu psikologi sosial yang melakukan penelitian tentang seluk beluk hubungan antar 2 individu dalam kehidupan bermasyarakat Indonesia bertahun – tahun apalagi seorang praktisi (Baca: PLAYBOY) yang sarat pengalaman dalam setiap hubungan dengan lawan jenis. Tulisan ini murni hanya berisi pandangan awam saya tentang PDKT. #SenyumManis

Oke kita mulai sebagai awal tentang PDKT..

Menurut yang saya tau PDKT adalah singkatan dari PenDeKaTan dalam setiap hubungan antar 2 pasang manusia, cowo dan cewe. Dan itu adalah fase awal dalam upaya dalam membangun hubungan antara cowo dan cewe.

Dan seperti yang kita tau ini adalah fase yang penting, kenapa ?

karena gmana mau punya hubungan kalo orangnya aja gak saling dekat. Ya kan ?

Dan gmana caranya biar dekat?
Ya dengan Pendekatan. Atau yang selama ini kita kenal dengan PDKT.

So , jadi untuk dapat MEMBANGUN Hubungan, hal pertama yang kita lakukan PDKT (PenDeKaTan), sesimple itu kan.

Ya sesimple itu memang , tapi hal sesimple ini sekarang ini uda jadi masalah baru bagi kebanyakan orang. Apalagi cowo.

Nah kenapa ini bisa menjadi masalah? Ya Karena mereka meletakkan PDKT itu sebagai momok tersendiri yang muncul setiap ingin mulai membangun hubungan antara cowo dan cewe. Hal ini juga diperparah dengan munculnya aturan atau pandangan – pandangan salah yang mengikuti perkembangan PDKT itu sendiri, seperti :

“Dalam PDKT cowo harus memulai inisiatif”

Aturan ini pasti kita sering dengar cowo harus memulai inisiatif dalam PDKT. Dalam kasus ini cewe itu sebagai pihak yang “pasif”, dan cowo sebagai yang “aktif”. Secara tidak sadar ini membuat PDKT itu seperti ajang audisi, dimana si cowo harus aktif melakukan menunjukkan bahwa dia pantas, sedangkan si cewe pasif menuggu apa yang dilakukan cowo sembari mengaudisi cowo.
Menurut saya :
Dalam setiap PDKT seharusnya tidak ada yang namanya pihak yang aktif ataupun pihak yang pasif. Yang ada hanya pihak yang pertama naksir.
Nah, pihak yang naksir ini yang seharusnya melakukan inisiatif. Sebagai contoh jika si A naksir dengan si B , maka si A harus memulai inisiatif seperti berkenalan , mengobrol , dan kencan. Dan jika si B menerima taksiran si A, si B punya kewajiban juga untuk mengambil inisiatif bekerja sama pada si A dalam upaya membangun hubungan selanjutnya. Sehingga terbentuk kerjasama yang baik antar kedua pihak.

Sebenarnya banyak aturan dan pandangan – pandangan salah lain yang muncul dalam fase PDKT, sedangkan masalah yang diatas adalah pandangan salah yang saya tau yang sering dilakukan oleh setiap orang dalam PDKT.

“Nah sebenarnya kalian yang membaca tulisan ini tidak perlu tau semua akan pandangan saya tentang apa aja yang salah dalam PDKT. Yang perlu kalian tau adalah pandangan apa aja yang menurut saya benar dalam PDKT.”

Oke saya jelaskan bagaimana seharusnya PDKT menurut saya :

 1. Inisiatif akan selalu dilakukan oleh pihak yang naksir pertama kali

Jika A naksir B , maka inisiatif adalah urusan A. dan jika B menerima baik upaya si A , maka si B berkewajiban membantu A dalam upaya membangun hubungan. Jika B tidak menerima maka dia punya hak untuk tidak merespon si A. dan si A juga harus legowo dengan hal itu.

 2. Percaya diri
PDKT atau Pedekate siapapun yang menemukan jargon ini adaah orang yang cerdas. Karena dia kasih senjata ampuh dalam pendekatan itu sendiri.
PDKT atau PedeKate
Kita harus PEDE dulu baru bisa KATE (baca: berkata kata).
Dalam segala hal yang ingin kita lakukan percaya diri adalah hal yang selalu dibutuhkan agar apa yang kita lakukan adalah hal yang terbaik yang bisa kita lakukan.

3. Have Fun
PDKT Bukan lomba audisi , atau perang yang saling menaklukkan antar cowo ama cewe, PDKT adalah tentang have fun. Coba lah memulai obrolan yang have fun , kencan yang have fun.

4. Jangan ngarep.
JIka telah melakukan inisiatif tetapi tidak ditanggapin baik , maka itu tanda kita harus mundur perlahan dan coba cari yang lain. Jangan memaksakan kehendak apalagi ngarep bahwa org yang ditaksir harus naksir juga dengan kita.

5. Set The limit.
Biar gak ngarep dan membuang buang waktu. selalu set the limit akan apa yang kita lakukan. Sebagai contoh jika melakukan inisiatif lakukan sebanyak 3 kali jika tidak ada respon positif, mundur dan tinggalkan. Sebab jangan buang-buang waktu untuk apa yang tidak perlu.

Nah begitulah sedikit tentang pandangan saya tentang apa yang harus dilakukan dalam PDKT, saya tidak bilang ini adalah yang paling benar. Tapi ini hanya pandangan saya tentang apa yang benar yang harus dilakukan dalam PDKT.
Jika kalian uda membaca sampai sini , berarti kalian setidaknya sudah mengetahui pandangan saya tentang PDKT. Saya berharap kalian mengerti tentang itu.
Sekian tulisan saya.
Terima kasih untuk kalian yang membaca.
Dan follow blog saya!!!!!

Advertisements

2 thoughts on “Sudut pandang Saya tentang PDKT!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s