siapakah dia? (Part I)

Hujan datang begitu lebat, tampaknya badai akan datang. Aku menengadah kelangit, awan hitam pekat perlahan berjalan dari bagian langit lain membawa serta air hujan dan kilat yang menyambar kebumi, persis seperti seorang pemecut disertai suara gemuruh yang bersaut sautan layaknya ribuan prajurit yang siap berperang. Kegelapan tiba.

Aku melihat kebawah kearah kakiku, tanpa alas kaki aku berdiri diatas permukaan pasir. Perlahan ada desiran air yang menyapu sebagian kakiku.

“Ombak!!”,

aku memekik dalam hati. Aku mengangkat lagi kepalaku dan melihat kedepan, hamparan laut luas tak berujung terpampang dihadapanku.

” dimana ini?”

dengan segera kuliat kesekeliling, hanya ada hamparan laut dengan gelombangnya yang beriringan mendekat kearah bibir pantai dimana pasir putih yang berkilau tempatku berdiri berada.

“Bagaimana bisa aku berada ditempat seperti ini?”

hujan ini terlalu lebat, aku sampai tidak bisa melihat jelas kearah jauh. Angin mulai bertiup kencang, permukaan laut pun mulai bergelombang tak beraturan.akan sangat berbahaya jika harus terus berada di pantai ini.

Aku bisa merasakan jantungku berdebar kencang, aku mulai takut. Aku berusaha melihat kesekeliling kalau kalau ada tempat berteduh. Ini sungguh aneh hanya hamparan pasir yang bertemu dengan air laut, aku melihat kearah hutan, itupun terlalu jauh. Aku melihat kearah lain,

“DERMAGA!!”.

Sejak kapan dermaga itu disana, aku tak melihatnya tadi. Ini benar benar aneh, tapi sudahlah kupikir, aku butuh tempat aman menghindar dari hamparan laut yang mulai tidak bersahabat ini. Aku berlari sebisaku menyibak dinding air hujan yang jatuhnya sudah tak masuk akal, ini mungkin lebih tepat disebut tumpahan air kalau aku tidak berlebihan daripada disebut hujan. Mungkin saja bumi adalah tempat bermain para penghuni langit, dan bisa saja hujan ini adalah air tumpahan dari cawan mereka, laut yang bergolak hebat seperti seorang maestro yang sedang menyiapkan karya terhebatnya, berupa ombak besar, mungkin saja itu hanya hasil dari sentuhan tangan para penghuni langit di permukaan laut. Hwahh.., imajinasiku terlalu liar padahal aku perlu fokus berlari secepat yang aku bisa menuju dermaga.

” apa itu?”

Aku melihat jauh kearah dermaga, imajinasi yang sedang liar liarnya terusik dengan sesosok  yang sedang berdiri di pinggir dermaga. Tanpa sadar lariku melambat.

Kucoba memfokuskan pandangan kearah sosok itu dengan memicingkan sedikit mata, berharap pandanganku bertambah tajam dan jelas walau sedang di tengah hujan lebat begini. Sepertinya itu orang yang sedang berdiri.

“Siapa dia?” aku bertanya dalam hati.

Walau samar samar dibuat lebatnya hujan aku masih bisa melihat dan yakin itu seorang lelaki, dilihat dari postur tubuhnya. Aku memandangnya dengan seksama dari bawah kaki, mencoba menilai apakah itu benar benar orang,

maksudku apakah ia orang yang tidak berbahaya?

Ia memakai celana jeans warna biru dongker atau tidak hitam aku tidak begitu yakin, karena hujan membuatnya tampak gelap begitu saja. Dan ia memakai baju tangan panjang dengan pola kotak kotak warna abu abu yang ujung tangannya digulung sedikit kearah sikut tangan. Ia punya potongan rambut pendek yang terlihat tipis dibuat air hujan.

Ada yang aneh ketika aku melihat wajahnya, tidak begitu asing, justru sangat familiar tapi aku tidak ingat bahwa pernah mengenalnya.

Kucoba terus mengingat

“apakah dia teman kecil?” atau

“teman sekolahku?” atau

“sahabat imajinasiku?”

Tetap aku tidak mengigatnya, justru semakin berusaha kuingat semakin ingatan itu seolah olah menjauh dariku. Padahal wajahnya begitu tak asing. Dan entah mengapa dalam benakku aku yakin sekali ia adalah orang yang aku kenal baik.

Siapakah dia?

Advertisements

2 thoughts on “siapakah dia? (Part I)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s