media online, penyedia informasi menebus batas dunia.

Internet sebagai teknologi paling berkembang saat ini membuat akses terhadap suatu informasi bisa lebih cepat dan efisien. Kalau zaman dulu salah satu sumber informasi selain buku, yaitu surat kabar. Tapi surat kabar itu selalu diterbitkan pagi hari, jadi untuk bisa mengetahui informasi tentang yang terjadi hari ini, beritanya baru dimuat di surat kabar besok paginya. Itupun kalau beritanya yang memang berita yang besar dan berasal dari daerah yang cukup besar. Misalnya kalau kejadian kecelakaan bus di daerah kota besar seperti Jakarta. Atau misalnya informasi tentang artis kota Jakarta. Hal itu bisa terjadi karena terjadi dijakarta, salah satu kota besar di Indonesia dan sekaligus sebagai ibukota negara. Oleh karena itu berita dari tempat itu akan membuat berita itu besar.

Kenapa hal itu bisa terjadi, karena terbatasnya halaman dari surat kabar tersebut membuat pihak redaksi pasti memilih informasi atau berita yang memang akan memancing banyak pembaca. Salah satunya berita dari kota besar seperti Jakarta. Hal ini membuat informasi yang sama, tapi dari daerah lain yang mungkin lebih kecil dan tidak setenar Jakarta jadi kurang diperhatikan. Misalnya kejadian banjir, jika terjadi dijakarta, maka surat kabar akan memuat hal itu sebagai judul utama surat kabar mereka, baik itu surat kabar Jakarta, maupun surat kabar daerah lain. Karena memang itu akan memancing banyak pembaca. Dibandingkan misalnya kejadian yang sama, banjir di daerah provinsi riau.

Read More »

“Mandok hata” salah satu semarak tahun baru

Hari ini, beberapa hari menjalani tahun 2017. Perayaaan tahun baru 2017 telah usai, banyak orang sudah kembali kerutinitasnya masing-masing seperti ditahun sebelumnya, bedanya ditahun ini ditambah dengan harapan baru. Memang tahun baru selalu membawa semarak tersendiri ntah mengapa semua orang diseluruh dunia kurang lebih pasti merayakan malam pergantian tahun baru. Seakan ada peraturan tak tertulis yang disepakati oleh orang diseluruh dunia bahwasanya tahun baru adalah simbol dan juga ritual adanya harapan baru. Jadi mesti dirayakan.

Perjalanan hidup ditahun sebelumnya yang penuh pengalaman dalam berbagai keadaan, baik dalam keadaan senang, bahagia, sedih, bahkan menyakitkan sekalipun diharapkan bisa berubah lebih baik lagi ditahun berikutnya. Dan tahun baru adalah simbol perubahan itu, harapan dan rencana baru dimana ritual pergantian tahun baru yang tepat pukul 00.00 menjadi titik balik perubahan kearah yang lebih baik lagi di tahun berikutnya. Wajarnya memang dirayakan dengan semarak.

Aktivitas seperti meniup terompet dengan berbagai model, menyalakan kembang api mulai dari ukuran yang kecil sekedar memercikkan kembang api, pas sekali buat anak-anak. Sampai yang kembang api khusus dewasa yang mungkin untuk belinya pun harus nunjukkan KTP apakah udah cukup umur gak. Dan juga sekedar kumpul-kumpul dengan keluarga, kerabat atau teman. Banyak cara dan ritual, begitulah warna warni perayaan tahun baru yang (kurang lebih) sama setiap akhir tahun.

Read More »

Ketika Ucapan selamat Natal lebih banyak dibahas daripada rasa aman merayakan natal.

 

Natal, salah satu perayaan umat kristiani yang setiap tahunnya dirayakan, biasa dibulan desember. Termasuk aku juga merayakan. Suasana natal itu unik, dan selalu bisa dirasakan suasananya, karena mungkin natal identik dengan kemeriahan, ada dekorasi natal yang berwarna warni, ada atribut-atribut natal mulai dari pohon natal, hiasan hiasan, sampai kartu ucapan selamat natal.

 

Pokoknya natal selalu bisa dirasakan kemeriahannya jika uda masuk bulan desember disetiap tahunnya. Dan ini bukan hak eksklusif orang beragama kristiani aja. Orang non-kristiani juga pasti bisa merasakan kemeriahan itu, walaupun mereka tidak merayakan. Setidaknya dia taulah kalau itu natal, karena biasanya jika bulan desember tiba, atribut-atribut natal banyak itu terpasang di pinggir jalan, baliho acara natal yang keliatan meriah, terus kalau masuk kemall gitu biasanya juga tema dekorasinya tentang natal, sampai yang biasanya heboh dikalangan ibu-ibu, diskon natal.

Tapi bagiku yang sudah merayakan natal semenjak lahir kedunia, kemeriahan natal ya gitu gitu aja, dekorasi, atribut natal, baju baru natal, kue natal. Bosan juga kalau itu itu aja. Hingga sampai lah dibeberapa tahun kebelakang, dimana ada fenomena unik. Apa itu? Iya kontroversi umat non-kristiani tentang boleh tidaknya menggunakan atribut natal dan mengucapkan natal.

Read More »

Menginap di bandara kualanamu part II

Dipostingan sebelum menginap di bandara kualanamu, aku sedikit bercerita kenapa bisa jadi menginap di bandara, terus gimana keadaan malam di bandara. Sampai yang terakhir ada suara ‘ntek’, ‘ntek’, ‘netek’. #eh.

Seperti janjiku di postingan itu bakal melanjutkan cerita yang terputus, di postingan selanjutnya yang artinya postingan ini.

And, here we go.

img_20160905_053201_hdr
Diruang tunggu

Selanjutnya waktu itu diruang tunggu sebelum masuk kepesawat, apalah namanya itu ruang tunggu check-in, apa ruang tunggu penerbangan. Aku kurang paham. Kondisi masih sunyi, cuma ada beberapa orang, iya cuma beberapa contohnya di ujung sana dekat mesin makanan otomatis seperti diluar negeri itu, ada seorang yang tidur. Wajar juga sunyi, paginya juga belum terang.

Waktu itu masih pagi subuh, terangnya juga belum datang, tapi mata terus saja terasa ngantuknya. Berkali-kali aku tertidur, terbangun, tertidur, terbangun sendiri di tempat duduk. Padahal udah juga ketoilet berkali-kali, untuk cuci muka. Tapi ya gitu, tetap ngantuk. salut juga sama orang orang yang bisa nahan ngantuk lama-lama, gak tidur tidur sampe panda ikut nongkrong di matanya.

Read More »

Menginap di bandara Kualanamu

Kira-kira sebulan lalu aku punya kesempatan untuk jalan-jalan kejogja, kesempatan yang bagus sekali memang karena juga aku belum pernah kesana. Jogja ini adalah salah satu kota yang banyak dibicarakan orang-orang. Topiknya macam-macam,tapi kalo dari yang aku dengar-dengar dari pembicaraan orang, jogja itu dikenal sebagai kota yang romantis.

Apalagi setelah keluarnya film fenomenal AADC2, kota Jogja jadi lebih banyak lagi dibicarain orang-orang. Film yang cukup romantis dengan setting tempat yang cukup romantis pula, paling tidak itu menurutku. Dan aku yakin setidak tidaknya orang yang sudah nonton AADC2 pasti setuju kalau Jogja itu kota yang romantis, eh  gak tau juga deng. Tapi jogja bukan hanya romantisnya aja, ada juga candi Borobudur, kalo di ensiklopedia yang kubaca waktu SD sih masih termasuk 7 keajaiban dunia, gak tahu lagi kalau sekarang. Jogja juga terkenal sebagai kota pendidikan, mungkin karena ada UGM. Tapi ditingkat sekolah juga bagus mungkin. Dan dari sector makanan yang mana ini sector yang aku suka, ada gudeg. Aku yang belum makan langsung aja tau, jelas ini makanan pasti enak makanya bisa terkenal. Itulah jogja dengan banyak kelebihannya sehingga wajar dikasih gelar istimewa. Tapi post kali ini bukan cerita tentang jogja, setidaknya bukan sekarang. Mungkin lain kali.

Read More »

Siapa namamu?

“Hallo” sesosok wanita muda menyapa dengan lembut.

“Hallo”, lelaki itu menyambutnya sambil tersenyum.

Wanita itu membalasnya dengan tawa, tawa yang bisa membuat setiap orang melihat mengingatnya dengan jelas, sejelas mereka mengingat tanggal lahirnya.

Gigi cemerlang bak berlian bersanding baik dengan gusi merah muda terlihat jelas dalam tawa dari bibir tipis merah merekah seperti buah delima.

“Wanita yang baru kau goda itu temanku” Ia membuka pembicaraan.

“maaf dia baru putus dan masih belum terbiasa terbuka lagi dengan pria lain”

Senyum itu tampil lagi setelah ia bicara sesuatu, tentang temannya atau sesuatu lain aku tidak begitu fokus akan itu selain senyuman manisnya. Dan lagi beberapa gelas alkohol tadi sedikit berpengaruh.

Pria itu mendekatkan bibirnya keteliga wanita itu dan berkata “Oh ya gak apa, dia cantik tapi wanita didepanku ini gak kalah cantik kok”

Read More »

siapakah dia? (Part I)

Hujan datang begitu lebat, tampaknya badai akan datang. Aku menengadah kelangit, awan hitam pekat perlahan berjalan dari bagian langit lain membawa serta air hujan dan kilat yang menyambar kebumi, persis seperti seorang pemecut disertai suara gemuruh yang bersaut sautan layaknya ribuan prajurit yang siap berperang. Kegelapan tiba.

Aku melihat kebawah kearah kakiku, tanpa alas kaki aku berdiri diatas permukaan pasir. Perlahan ada desiran air yang menyapu sebagian kakiku.

“Ombak!!”,

aku memekik dalam hati. Aku mengangkat lagi kepalaku dan melihat kedepan, hamparan laut luas tak berujung terpampang dihadapanku.

” dimana ini?”

dengan segera kuliat kesekeliling, hanya ada hamparan laut dengan gelombangnya yang beriringan mendekat kearah bibir pantai dimana pasir putih yang berkilau tempatku berdiri berada.

“Bagaimana bisa aku berada ditempat seperti ini?”

Read More »